Sabtu, 23 Januari 2010

Cartoons Myspace Comments
MyNiceProfile.com




venti-izna-febbi
dalam rangka menyusun teks drama yang berjudul Metal VS Dugem

Kamis, 21 Januari 2010

Free stuff for your phone

buka alamat web ini:

http://www.zedge.net/

download theme, game, ringtones, wallpaper.

Senin, 18 Januari 2010

Teriakan dan Pukulan Bisa Bikin Anak Bodoh

Sosbud / Minggu, 17 Januari 2010 22:27 WIB

Metrotvnews.com, Serang: Cara mendidik anak dengan pukulan dan teriakan bisa menjadi salah satu penyebab anak menjadi bodoh. "Otak yang seharusnya dipakai untuk berpikir, hanya dipakai untuk mempertahankan hidup akibat pukulan dan teriakan," kata Psykolog Ery Soekresno dalam seminar "Mendidik Anak Tanpa Pukulan dan Teriakan" di Aula Setda Pemprov Banten di Serang, Ahad (17/1).

Ery menyatakan, mendidik anak dengan cara pukulan dan teriakan memang bisa mempercepat anak untuk mengerti melakukan sesuatu tindakan, namun hal itu bukan suatu penyadaran terhadap anak, karena ada unsur keterpaksaan. Sebab, menegakkan disiplin dan aturan adalah melatih anak untuk dapat mengendalikan dorongan dari dalam dirinya sehingga tercapai tujuan yang mulia.

Menurut Erry, mendidik anak tidak sama dengan menghukum. Tujuan pendidikan adalah menjadikan anak bahagia dan produktif dengan cara memberikan hasil karya nyata. Jika mendidik dengan teriakan dan pukulan, maka yang bekerja adalah otak reftil yang ada di belakang. Anak jadi bodoh karena menggunakan otak itu untuk mempertahankan hidup.

"Anak hanya berpikir untuk mempertahankan diri, sulit berpikir yang lain. Pukulan dan teriakan sudah tidak cukup, tapi anak harus faham," kata psykolog Kelompok Pecinta Pendidikan Bangsa (KPPB) tersebut.

Selain itu, Ery menambahkan cara mendidik anak dengan teriakan dan pukulan juga bisa mengakibatkan anak menjadi kurang percaya diri. Anak akan cenderung melakukan tindakan kriminal karena meniru perbuatan orang tuanya.

"Namun yang harus dilakukan orang tua adalah membuat aturan dan memberikan konsekuensi saat anak melanggar aturan, sesuai dengan apa yang dilanggarnya," kata Ery. Seminar yang diselenggarakan oleh Taman Kanak Kanak Islam Terpadu (TKIT) Al-Izzah Serang ini diikuti ratusan ibu-ibu dari wilayah Kota Serang.(MI/BEY)

Rebonding dan Pre-wedding Diharamkan

Sabtu, 16 January 2010 11:10 WIB

Kediri, (tvOne)

Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri Lirboyo, Kediri, Jawa Timur mengharamkan pelurusan rambut atau rebonding bagi wanita yang belum menikah. Forum itu juga mengharamkan foto mesra (pre-wedding), sebelum pernikahan.

Pengharaman rebonding dilakukan, karena memodifikasi rambut dianggap mengandung unsur tasyabbuh bil fussaq atau menyerupai orang-orang fasik. Selain rebonding, forum itu juga mengharamkan modifikasi rambut dengan gaya punk dan rasta. Sedangkan foto pra nikah atau pre-wedding diharamkan mendekatkan pria dan wanita yang bukan muhrim. "Bagi calon mempelai, hukumnya haram jika terdapat ikhtilat (percampuran laki-laki dan perempuan), kholwat (berduaan) dan kasyful aurat (membuka aurat)," kata putusan tersebut seperti dilansir VIVAnews.com.

Sebelum mengeluarkan keputusan ini, forum yang sama juga pernah mengeluarkan fatwa kontroversial yang mengharamkan situs jejaring sosial, Facebook. Namun MUI akhirnya menengahinya, dengan menyatakan bahwa Facebook tidak haram. (VIVAnews)